Selamat Ulang Tahun Rizki


hari d"lapan April ini
ku ucapkan salam
pada dunia yang memberiku
ruang & waktu untuk saya tinggal

hari ini saya berperang
pada dunia berlawanan
dihantamkannya kenikmatan
dari kaki sampai kepala yang menua

hari ini ku ucapkan terima kasih
pada rembulan dan bintang
yang telah mengawai dan menjaga 
dari kejamnya gulita malam

hari ini diajarkan 
arti selamat tinggal
pada angin berlalu
yang telah memberi arti sesaat dan pergi



kenapa mas, judulnya harus selamat ulang tahun rizki? mungkin ada beberapa dari teman-teman yang berfikiran kok gitu sih judulnya dan " ah paling rizki pengen diucapin ulang tahunnya ni".

jadi kenapa ya? ya karna beberapa hari kemarin momen berkurangnya jatah umur dan semakin tua nya usia membuat saya ingin sekali mengasih judul itu sih ulang tahun saya. untuk ingin tidaknya diucapin ya tidak begitu terlalu ingin, karena ucapan ulang tahun juga bukan kebutuhan juga toh (wkwkwk) 

Bagaimana dengan ibu atau adik-adik perempauan/keluarga mas mengenai ulang tahun mas Rizki atau hubungan kekeluargaan gitu?

Ok, kalo ibu. saya ingin bernostalgia kembali ke pertemuan terakhir saya dengan ibu, akan sangat berdosa apabila merayakan atau mengingat ulang tahun tapi lupa sama ibu (jangan sampai lupa!). salah satu momen penting dan mengena saat beliau berkata "jadi kapan rambutnya dipotong, apa mamak aja yang motongin atau nanti pas tidur tak potong ya" sambil mengelus rambut dan kepala bayi besarnya. momen itu lebih dari pada ibu ngucapin ulang tahun sih menurut saya. apa gara-gara dielus ya. hehe

Jadi untuk masalah ngucapin selamat ulang tahun, keluarga saya salah satu keluarga yang unik. saya mempunyai dua adik cewe. adik yang kecil kelas 2 SMP yang satunya kuliah di Malang. adek kecil saya ngucapin malah sebelum ulang tahun " selamat ulang tahun mas, semoga cepet pakai toga, semoga semakin berakal" tanpa ada imbuhan emoji ketawa atau apa -_-. Adik saya yang kuliah ngucapin "selamat ulang tahun mas jelek, jangan lupa kirimin aku buku ya" untuk adek yang kuliah ini dia sangat hobi ngebaca sampai-sampai lupa apa yang mau dikata.:D

Soal hubungan keluarga. kami itu seperti puzzle, kadang lengkap kadang tidak walaupun itu dihari lebaran ada yang pulang kerumah ada yang gak pulang, kalo saya pulang nanti adek nggak pulang. nanti kalau ada ibu yang ke jawa bapak atau adek pasti nggak ikut. jadi jarang banget kami kumpul sekeluarga. hmmm, tapi hubungan kami seperti sebuah sinyal yang tak terbatas menembus peradaban yang tidak masuk akal. walaupun jarang bertemu tetap terkoneksi dengan sangat baik, sinyal itu bisa melalui doa yang bagi saya sangat luar biasa. walaupun puzzle itu sering terpisah, tapi pasti ada momen yang membuat kami berkumpul bersama, ditarik oleh benang tak kasat mata lalu tidur bersama tanpa ada pemisah berupa dinding kamar yang membuat kami tidak bisa berpelukan selayaknya keluarga. itu momen sederhana, mengena pastinya bahagia.

kenapa kamu bisa ingat ulang tahun? soalnya yang saya lihat dari kamu itu kayanya tidak tau menahu soal hari atau tgl jadi sangat aneh kalo kamu ingat ulang tahun mu :D

Jadi sebenarnya saya itu nggak sengaja tau kalo hari itu tgl 8 kemarin itu ulang tahun saya. yang saya tau malam itu ada pertandingan antara Juventus Vs Milan. nah malam itu milan kalah 2-1, otomasti sebagai fans Milan saya sangat mangkel selepas pertandingan ada pemberitahuan dari hp soal pertandingan dan otomatis tgl di Hp juga terlihat, "Waduh saya ulang tahun" jadi kalahnya milan plus kaget soal ulang tahun saya campur aduk, dan bikin mual kepala. (wkwkwwkwk)

Pernah nggak ulang tahunnya dirayain mas?

pernah waktu teman-teman masih banyak di kampus. saya pernah ingat ulang tahun diikat, dikencingin, tapi setelah itu saya malah mentraktir mereka makan (wkwkwk). 
Ada juga ulang tahun disiram oli, pas foto malah ditendang dari belakan, yang otomatis foto saya nggak kelihatan.(wkwkwk). cuma itu aja sih. 


terima kasih wawancaranya, semoga bermanfaat hehe
assalamualaikum wr wb :)

kematian di pusat keramaian, Perbelanjaan







Kematian dipusat keramaian, perbelanjaan

Rizki wahyu eko utomo


Hari ini keberlangsungan hidup masih terus berlanjut. Seperti angin yang selalu melalu Lalang, suara motor mobil yang berkeliaran. Di pojokan dia menatap dengan mata melotot, badan kurus dengan tangan memegang putung rokok yang didapat dijalan dari buangan orang-orang yang tidak memperhatikan lingkungan. Dia seorang lelaki berumur 40 tahunan, dengan 2 orang anak perempuan ditempat yang kumuh dan terbelakang. Tempat tinggal mereka dipagari dengan Gedung-gedung tinggi dan pusat perbelanjaan yang semakin banyak. Gedung-gedung itu seolah benteng pertahanan yang nyatanya hanya membuat tempat tinggal mereka semakin lama semakin tenggelam dalam kemiskinan.

“Pak aku lapar” kata anaknya sambil menjail pundak sibapak,
“sabar, bapak akan membeli makan yang enak untuk kalian hari ini” bilang si bapak dengan nada yang meyakinkan kepada kedua anaknya.
“Ye, bapak akan membawa makanan yang enak untu kita” bahagia si anak dengan memeluk    bapaknya
Bagi bapak kepercayaan dan senyuman anak-anaknya ibarat sebagai pengganjal lapar yang juga dia rasakan. Dia mulai berpamitan untuk mencari segumpal nasi yang ia janjikan kepada anak-anaknya dengan berharap untuk mendapat nasi dengan segera.
Bapak itu pergi dengan tenaga terpaksa. Dengan bekal hanya korek dan sepeda butut. Sesekali melihat kebawah untuk melihat seputung rokok. Ya, hanya seputung rokok itu yang mau berbicara dengan si bapak. Alangkah sialnya hari gerimis mulai membasahi, putung-putung rokok basah semua. Bapak itu mulai menggigiti kuku-kuku yang bisa membuat kenyang tanpa mengeluarkan uang.
Bapak itu masih berjalan, melewati aspal-aspal panjang tak bolong diatasnya terpampang mula-muka wakil rakyat rakyat yang menjual janji untuk dirinya sendiri tapi laku dibeli (heran).  Disampingnya berlalu Lalang mobil dan motor yang tidak bisa bergerak, saling memaki klason, saling menggeberkan knalpot seolah dunia ini milik mereka tanpa mempedulkan orang dibawahnya.
Hampir 1 jam berjalan menuntun sepeda bapak itu mendapati sebuah warung yang berjualan nasi. Duduklah dia diseberang jalan dengan memperhatikan warung nasi yang ramai oleh orang-orang yang berpakaian rapi dan berdasi. Bapak itu melamun lupa akan waktu, lupa anaknya telah menunggu sampai buyar lamunannya dari orang yang tak dia kenal, memanggilnya dan akan memberikan nasi sisa padanya. Bergegaslah dia menuju seberang dengan gembira. Setelah nasi sudah berada ditangan melaju dia keseberang dengan gembira yang belum usai dan lupa, BRUAKKKKKK!!! Dia lupa banyak kendaraan yang melalu Lalang. Dia tertabrak, yang menabrak tancap gass dengan lagu keras didalam.
Dia tertabrak, nasi yang didapatnya berhamburan. Bapak itu memperhatikan nasi, terbayang kedua anaknya yang sedang menantikan dia. Dia memaksa berdiri diiringi dengan air mata yang mulai keluar untuk mengumpulkan sisa nasi yang berhamburan. Dai terjatuh, kakinya tidak kuat untuk menopang bapak tua yang ditabrak mobil mewah seperti dia. 30 detik sebelum dia menutup mata, dia berharap “andaikan ada yang mau mengantarka nasi itu kepada kedua anaknya, andaikan mobil yang menabrak dia mau berhenti lalu mengantar nasi itu. pasti dia tidak menyesal jika memang hari ini dia harus pergi selamanya”

Bapak itu kehilangan nyawanya dipusat perbelanjaan oleh mobil yang pergi tanpa permisi. Nasi yang dijanjikan tidak bisa ditepati. Senyuman yang bisa mengganjal lapar kini memuai dijalanan.

pertemanan, gembok dan gerbang









assalamualaikum manteman, apa kabar? semoga pada baik semua ya :D
malam ini saya akan berceloteh ketik puisi yang gak jelas.hehe
ok langsung saja ya, tanpa basa basi

"lingkaran pertemanan, gembok dan gerbang"

Dia hanya ingin beteman
hanya itu,
walaupun kadang banyak yang salah mengartikan
tapi untuk itulah bahasa dan logika diciptakan
kamu ingin mengetahui bahasa dan negara

jika gembok dan gerbang sudah terbuka

mengenyam ilmu di usia muda penuh ceria
dengan membuka gerbang kemalasan
mengayuh sepeda akan menuntunmu belajar bahasa.

gembok dan gerbang memisahkan 
di malam yang dingin, yang merambat di besi-besi berkarat
dihadapkan pada waktu yang tak pernah kadaluarsa
masih ku lihat kaca mata mu dibalik gerbang, menjauh dan tertupi malam.

jika gembok dan gerbang sudah terbuka
semoga  bisa bahas bahasa
setelah letih bersepeda
di waktu 24 jam esok yang tetap tak pernah kadaluarsa


itu manteman sedikit celoteh saya malam ini terima kasih, good night, dan semoga hari besok pada semangat dalam melakukan aktivitasnya. Aminnn :)




putih hitam,(tentang) september menghilang












Assalamualaikum wr wb
selamat malam, kepada teman-teman bahagia yang telah melakukan sidang ataupun bagi yang baru selesai sidang pada kemarin (selamat ya) :'').
hidup mau, pisah tak mau, pengenya selalu bersama tapi waktu dan keadaan sering membuat perpisahann. pengen nyeloteh sedikit demi sedikit, apa yang telah mengendap lebih baik dicairkan (hehe). selamat menikmati :D


putih hitam gaun yang mendampingimu
putih hitam  gaun yang membalutmu
putih hitam gaun yang bersamamu
putih hitam yang memperanggunmu
putih hitam yang membuatnya melamun

selasa bergembira
putih hitam yang sudah kamu persiapkan
wangi, putih, dan halus dikemas rapi
hari ini adalah hari-hari yang penuh bunga warna warni

rabu sedikit berkelabu
menunggu mengganggu pikiranmu
hingga suara memanggil lirih melewati lubang kunci.
tanpa ragu-ragu berjalan, diuji oleh sesosok yang berpengalaman
boneka dan bunga melambai-lambai senang

putih hitam kamu keluar
teman-teman beriringan mengucapkan, boneka dan bunga memenuhi jari-jarimu.
di sudut melamun seorang teman, sedih atau gembira tak bisa dijelaskan di benaknya,
september depan adalah salah satu ujian mengikhlaskan

tentang foto-foto lama yang akan membusuk di galeri
tentang sahabat yang akan dipisahkan waktu
tentang cinta yang belum sempat terucapkan
tentang cerita-cerita lama yang akan terkena amnesia
kamu dan september seperti bunga layu, aromamu akan hilang, per hirupan di akhir september yang akan datang!

(sementara perpisahan datang lebih cepat dari Wa mu)



ok, itu sedikit tentang celoteh-celoteh hari ini.makasih kepada teman-teman semua semoga sukses dan jangan Hilangkan aku (hehe).

Balado Skripsi, Teman dan Hati


















Assalamualaiku wr. wb. selamat siang teman. pada shat kan smua?bagi yang smstr tua sekarang pada musim liburan ni, pada pulang ke rumah nggak ya apa disini aja njagain kos. ;D tapi alangkah baiknya bagi yang semester tua kaya saya ini nggak pulang tapi ngerjain skripsi ataupun kegiatan tapi bagi yang sudah ngambil ya.kwkwk

tadi jam 10 pagi saya niatnya pengen bimbingan ni manteman tapi nggak jadi. nah dari situ saya mangkel ni, emosi ae gawaane  tapi jangan ditiru ya hehe, dari kejadian pagi ini saya ingin berceloteh disini. sedikit demi sedikit semoga kamu jadi baik.hehe

pagi mentari sudah menunjuk jam 10,
aku sudah dikampus tarpadu
mamandangi ibu-ibu berjajar rapi membahas sesuatu
aku menunggu dengan harapan bisa bertemu

ibu, aku sudah menunggu
bisa kah kau panggil namaku dahulu
walaupun namaku tidak tercantum daftar tunggu Wa mu
tapi aku juga anak bimbinganmu

seperti kemarau
skripsiku terlalu lama berhenti dirintik rintik ketik
terlalu lama tak bergerak, sekali pengen merangkak
tiba-tiba gelap, tertabrak hati  diacak-acak
dengan mnyisahkan secuil redup senyuman

teman-teman tersenyum, bercerita bahagia
mendapatkan tinta tangan yang diagungkan
hati mulai menggerutu, aku semakin lama menunggu
aku tak bisa lagi tersenyum palsu
karna itu bukan diriku
walaupun itu kadang sering terjadi padaku

jujur untuk tadi aku gelap hati
aku tidak bisa melewati duri-duri
aku terprangkap dan terjatuh, dicampur aduk
dalam Balado Skripsi, Teman dan Hati



itu teman-teman sedikit ceritaku untuk tadi pagi Balada skripsi,Teman dan Hati, semoga teman-teman yang membaca bisa menimati. terimakasih :)



cept,ketakutan,apatis














Assalamualaikum teman-teman selamat sore ;D
gini skarang saya ni udah trmasuk semester tua, biasa banyak hal-hal  yang belum tereselsaikan. contohnya dalam hal CEPT, yaitu salah satu syarat untuk mlakukan munaqosah/ sidang. disni saya akan sdikit menceloth sajak-sajak yang sok puitis sih sebenarnya, tapi memang membuat aku resah yang ingin skali ku celotehkan disini....


60.000  dengan foto ktp
60.000 kedua dengan foto ktp sedikit senyum
60.000 ketiga dngan foto ktp menggerutu kesal
sampai 60.000 ke berapa aku harus mengabiskan angka?

malam ini terasa berbeda
untuk hari esok, hati gelisah
memacu adrenalin darah
dengan telapak tangan yang sedikit basah

tinta yang hitam berubah warna darah
warna yang menyeramkan untuk dibaca
sehingga buku-buku itu  berterbangan
menjadi sesosok bayangan menakutkan

hay kau nilai tertinggi
apatis mulai merasuki dirimu
membiarkan aku menjalani tes ini sendiri
membiarkanku membuang percuma angka rupiah ini!

hay kau yang sudah melewati
taukah kau bahwa "ilmu itu cahaya"
menyebar,menerangi
memberi cahaya untuk yang tersesat ini

seperti padang tandus
hatimu selalu kemarau
jika kau tak sirami dengan membagi
Akankah berbeda di esok hari?



itu teman-teman gelisah hati yang ingin ku celotehkan hari ini. kalo ada yang punya masukan silahkan komntar ya. Trima kasih selamat sore :D







Hilang

















Assalamualaikum teman-teman. masih setia kan dengan jombs nya?? :D
udah cukup lama ni ya saya nggak menceritakan celoteh-celoteh kecil, nah malam ini saya akan menceritakan apa yang saya impikan kemarin malam. kenapa saya ingin menceritakannya? karena menurut saya "dia" perlu untuk ditulis lalu dikenang. tapi celoteh saya kali ini berbentuk puisi. monggo mari dinikmati...


kesepian malam menjelang
gelap, dingin masih beriringan
sekali lagi aku terjerumus langlang
terperangkap pada mimpi kerinduan

lentera-lentera mulai berjejeran
kakiku berjalan dengan pelan
mencari tempat yang ku kenal
agar tak salah pilih orang

dibalik ramainya orang
kutemukanlah,
girang bukan kepayang
tapi tiba-tiba dia menghilang


kecewa,
ku percepat langkah agar tak meradang
mengikuti arah pandangan mata
supaya terlihat di ujung dunia

sayang,
semua ada batasnya
matapun ternyata mulai meredup pandang
dia pun hilang dicuri laki-laki khayangan.


 puisi tersebut mengisahkan saya bertemu dia di dalam mimpi walaupun hanya sekejap mata. disaat aku mulai mengikuti tiba-tiba dianya tak bisa ditemukan (hilang) di keramaian. padahal baru ketemu dengan jelaas. disini saya sadar bahwa kehidupan realita ini seperti mimpi kadang dia datang kadang dia pergi. nggak cuma sampai distu saja, orang yang pergi atau datang dalam kehidupan kita hendaknya juga selalu didoakan, yang datang didoakan supaya selalu menatap, yang pergi semoga selalu diberi kesehatan dan mendapatkan apa yang ingin dia cari.

ok, manteman itu sekilas dari celoteh saya malam ini semoga pada bisa menikmati hehe.  kalo ada yang kurang atau tambahan silahkan di komen karna komenana kalian akan membuat kualitas celoteh-celoteh saya semaikin bagus. thanks :)











(tinggalkan) kencang