Lari






Assalamualaikum wr wb manteman,
Pada ngikutin piala dunia nggak? Kalo ngikutin pastinya banyak sekali kejutan-kejutan yang tak terduga. Banyak sekali negara-negara yang diunggulkan malah terseok-seok. Banyaknya negara unggulan kesulitan diakibatkan oleh faktor-faktor internal ataupun eksternal.
Nah tapi disini saya tidak juga akan membahas piala dunia secara detail. Saya akan membahas salah satu yang dilakukan para pemain sepak bola yaitu run "lari".
 Kenapa saya ingin membahas lari? Karena......( baca dibawah ya) wkakka

Karena kita dalam hidup harus lari, lari untuk berjuang, lari untuk meraih apa yang kita cita-citakan, berlari demi mendekatkan diri kepada Dia.
Dalam hal berlari, kita harus tau kapan waktunya nge gass kapan waktunya melambat maupun istirahat. Tergantung situasi dan kondisi. Misalnya :

Dalam hal untuk menggapai cita-cita ataupun impian kita tak boleh berhenti. Kita tak boleh berputus asa. Semua harus kita lakukan dengan berusaha dan jangan lupa pula berdoa. Karena ibarat pepatah 'berjuang tanpa doa ibarat makan tapi nggak kenyang " 😎😁

Dalam hal asmara(ehemmm)
Kita harus berlari juga untuk mendapatkan calon istri/suami. Tapi disaat kita mulai berlari atau berusaha tapi dia nya belum merasa, ya pasrah aja (wkakwk). Karena cinta tak boleh memaksa. Nah di saat seperti ini lah kita harus tau bahwa lari kita ini harus berhenti dan berlarilah untuk mengejar sesuatu yang lainnya misalnya dalam pelajaran atau membuka usaha agar tidak terlarut dalam kesedihan (galau).

Dalam hal ibadah.
Dalam hal ibadah yang berhubungan dengan yang diatas (vertical), berlari untuk mendapatkan ridhonya adalah sesuatu yang harus kita lakukan. Dalam mendapatkan ridhonya itu kita harus melakukan apa yg diwajibkan Allah dan menjauhi larangannya. Ibadah ini tidak boleh kita rem atau  diperlambat tapi harus kita kejar terus dan istiqomah.

Jadi intinya lari disini adalah melakukan hal-hal yang semestinya dengan semangat berusaha dan berdoa. Jangan hanya memeikirkan sesuatu yg tidak berguna buat kita.

Ok pembaca penikmat yang budiman sampai disini yaaaaa, makasih.
Seperti biasa mari dinikmati celoteh-celoteh puisi :)

Pagi ini seperti biasanya
Aku makan sebelum kenyang
Mulai ku percepat dengan berlari, 
agar sesuatu yang kucari tak ditemui.

Lariku melambat karena jalanan semakin kusut
Ku perhatikan dengan tajam
Adakah kebahagiaan didepan sana?
Tempat terakhir untuk berlari,
Menikmati hidup dan mati

Pori-poriku mulai mengeluarkan cairan
Lututku terasa bergemetar
Aku tidak bisa berdiri, seperti umurku baru 6 bulan
Adakah kekuatan? Adakah teman untuk memgulurkan tangan?
Masih kutunggu mereka agar lariku sampai tujuan.



awan



assalamualaikum wr wb.
hai teman-teman apa kabar? semoga pada sehat ya.hehe
disini saya akan membahas tentang awan menurut pendapat saya . :)
awan itu seperti kehidupan. awan juga beranak(maksudnya banyak), kadang sedih, kadang seneng.hehe
awan kalo sedih juga jalan-jalan kesana kemari, jalannya pun nggak sendiri pasti ada yang menemani. nggak kaya kamu sendiri terus huahuahua. awan kalo lagi pms nggak bisa diganggu kalo ada yang ganggu nangis, bayangkan kalo nangisnya lama kan kasihan saya nggak bisa jalan sama doi huahuahua.

jadi manteman sikap dikehidupan ini kita bisa mencontoh awan. saat awan tenang dia akan berjejer rapi membuat gugusan yang elok untuk dipandang. saat akan ada terpecah belah, awan akan menghampiri satu persatu , merangkul  dan berkumpul kembali demi persatuan. saat ada konflik antara awan putih dan hitam mereka akan segera mengambil keputusan dengan mengeluarakan air hujan, setelah selesai mereka akan kembali berjabat tangan.  jadi selain awan itu juga bisa senang, marah, awan juga memeliki sifat yang Fleksibel demi kesatuan dan persatuan yang harus bisa kita contoh dalam kehidupan sehari-hari.

 ok manteman blogger sekian dulu ya. ini saya punya sedikit puisi. eh puisi bukan ya? saya juga bingung itu puisi apa nggak ya huahuahua. tapi silahkan dinikmati dan kalo nggak paham dengan isinya bisa komen dikolom komentar ya ;)



berbaiklah sebelum hari itu tiba
marahlah pada diri sendiri saat malas menghampiri
larilah supaya kau tau siapa saja yang mengejarmu
dakilah gunung dan rangkullah orang-orang dibawahmu

keluarlah dalam lingkungan kesepian dan jangan pernah murung
bolos dari tempat yang membuatku tidak nyaman
seorang teman berteriak tapi aku acuh dan berlari
ketidaknyamanan sangatlah membosankan bagi orang sepertiku

jangan pernah mencoba untuk terlalu perhatian
jangan kaget dengan kepalsuan
jangan menutupi jika kau benar
karena itu akan meyakiti dirimu sendiri





Babu berharap Waktu








assalamualaikum wr wb, hay brooo, selamat malam hehe,

disini saya pengen berbebagi cerita mengenai beberapa orang yang saya amati lewat mata bukan dari hati, karna hati bisa menyakiti (ojo baperan koe le ) hehe.
ini judulnya babu kok lari-lari ke hati sih min, pie ki ra nyambung! nah,  jangan salah sangka babu itu juga punya hati,walaupun sering-sering hatinya tersakiti( iso ae min min) hehe

dalam hal pekerjaan:
nah sebelum kita mulai, sekarang apa si itu babu?
babu yaitu orang yang bekerja terlalu melebihi waktu tapi hak-hak nya nggak terpenuhi.
masa sih min? ya menurut sudut pandang saya jika di lihat dari lubang kunci begitu(hehe).
misalnya : jika seorang bekerja yang seharus nya 8 jam jadi 10 jam otomatis waktu 2 jam yang seharusnya bisa buat istirahat ataupun kegiatan yang lainnya otomatis ke pakai buat kerja. nah dari perusahaan tempat dia bekerja saeharusnya mengganti waktu itu dengan upah yang sesuai dengan jam tersebut.(aku nggak paham  min) saya juga nggak paham broooo hehe


terus apa hubungan nya min babu sama waktu,yang kita tahu nggak cuma babu yang berharap waktu, saya juga berharap waktu saya di lebihkan (waktu sama dia) wwkwkwk. Nah gini, Babu itu ibarat kita yang mengejar waktu, nyempetin waktu untuk sesuatu yang kita senangi. kadang waktu kita  membuat kita menjadi babu yang membuat orang menjadi ratu.


jika dalam soal asmara :
Dalam hal asmara sepertinya cocok jika dibahas disini, soalnya saya kan pemuda zaman old, yang sekarang sering di gagalkan dalam perasmaraan sama pemuda zaman now(wkwkwk)
Ok, kenapa sekarang Babu itu berharap waktu? jawabannya cuma satu , karena dia pengen mempunyai waktu dengan seseorang yang dia sukai, dengan waktu yang sebenarnya mepet dia masih sempat ingin meluangkan waktunya demi seseorang.  walaupun sebenarnya itu membuat kita menjadi babu. babu yang diinginkan oleh diri sendiri.
dan si babu juga beharap waktu dalam hal kepastian. karena tanpa kepastian waktu yang diluangkan seakan dipermainkan.

jadi intinya jika kita tidak ingin di jadikan budak oleh waktu sebaik nya kita harus menerapkan satu kata yaitu saling menghargai, saling menghargai waktu, ntah itu waktu kepada keluarga, teman, pacar atau gebetan. dengan saling menghargai waktu maka tidak ada yang namanya budak watu. karena pada hakikatnya manusia mengharapkan waktu luang untuk bersama agar membuat dirinya bahagia dan melihat sekitarnya tersenyum gembira.


ok, begitu teman-temen blogger semoga ulasan saya ini sedikit menghibur hari-hari anda yang sering mendung ini.hehe
eh jangan lupa juga dibawah ada sedikit celotoh-celoteh asal, silahkan dinikamti dan direnungkan.;)


waktu berputar tanpa sadar
mengikis kewajiban
mengikuti kemauan
membodohi akal

waktu seperti hujan
tak bisa di hentikan
apalagi di ulang
hanya bisa di kenang


(tinggalkan) kencang